You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA Intiland Teduh Gelar Panen Tanaman Hidroponik
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Panen Sayuran Hidroponik di RPTRA Intiland Teduh

Sebanyak 400 sayuran jenis pakcoy dan selada yang ditanam dengan media hidroponik dipanen di RPTRA Intiland Teduh, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (28/7).

Hari ini kita panen 300 pot sayuran pakcoy dan 100 pot sayuran selada.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, media tanam hidroponik memiliki berbagai keunggulan, di antaranya masa panen yang tergolong cepat, tidak membutuhkan lahan luas, peralatan sederhana dan kualitas sayuran yang dihasilkan sangat baik.

"Hari ini kita panen 300 pot sayuran pakcoy dan 100 pot sayuran selada. Satu potnya kita jual Rp 3.000," ujarnya.  

Kelompok Tani di Pegadungan Panen Sayur Mayur

Dilanjutkan Wawan, pemasaran sayuran hasil panen itu selama ini dilakukan secara ketuk tular dan memanfaatkan media sosial. Kebanyakan pembeli berasal dari lingkungan sekitar.

Lurah Semper Barat, Benhard Sihotang menjelaskan, proses penanaman sayuran membutuhkan waktu satu bulan mulai dari masa semai hingga panen. Proses menanam melibatkan pengelola dan kader PKK kelurahan.

"Ke depan kita akan gencarkan di delapan RPTRA lain di Semper Barat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1598 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati